Entri Populer

Senin, 26 Januari 2015

SAYAP_ku

“Perasaan wanita itu unik, wanita ingin engkau mengetahui bagaimana perasaannya, Dan uniknya mereka enggan bahkan tak mau tuk mengatakan"

Aku seorang wanita mungkin sama dengan wanita yang lainya, punya hati serta perasaan yang nyata. Aku wanita juga sama punya pikiran serta cemburu yang tak dapat aku sampaikan. Kenapa aku seperti ini? Dan apa kamu ingin tahu?

Aku wanita yang hatinya mudah tergores dan terluka. Sedikit saja perasaanya tersinggung dia mudah berpikir hal yang bukan seharusnya terpikirkan. lembut nian hatinya hingga mudah sekali terbakar dengan perasaanya sendiri. Apa kamu tahu itu?

Aku sudah ditakdirkan seperti ini dan ini sudah menjadi sifatku jika aku mudah sekali tenggelam dengan perasaanku sendiri. Ini juga sudah digariskan oleh Tuhanku bahwa hatiku memang mudah untuk memaafkan. 

Tapi aku punya sayap yang aku bisa kuat dan tegar untuk melawan perasaanku sendiri. Melawan air mataku. Melawan pikiranku. Yaitu Doa.

Doa yang tak pernah terputuskan olehku itu adalah sebuah sayap pelindungku dari rasa kecewa dan terluka. Bahwasanya masih ada harapan-harapan baru diluar sana.

"Dan lindungilah aku wahai sayapku dari perasaan ini. Perasaan yang tak pernah tahu kapan terjadinya dan kapan berakhirnya. Lindungilah dari rasa terluka dari perasaan ini sendiri".

Jumat, 09 Januari 2015

MUTIARA CINTA

TANYAKAN HATIMU

Ketika hati ini mulai gelisah tentang ketidak yakinan hati akan sebuah hubungan, kemana kita harus mengadu dan mengeluh. Jika jarak yang menjadi penghalang dan hati mulai bimbang. Haruskah kita takut untuk menghadapinya? 


  • Hati jika engkau sudah memutuskan untuk memilih sesuatu hal, apakah engkau benar yakin akan pilihanmu. Apakah engkau sudah siap dengan segala resiko yang harus kamu hadapi? Apakah kamu sudah ikhlas menjalani segala hal yang terjadi diluar dugaan kita? Sudah siap dan sanggupkah kamu hati?


  • Hati jika engkau sudah siap segalanya, mengapa terus mengeluh tentang ketakutan hal yang belum pasti terjadi. Jika engkau sanggup membawa beban yang kamu pilih sendiri kenapa kamu terlalu takut menghadapinya. Semua hal yang kamu pilih bukannya akan ada sebab serta akibatnya, dan juga resiko serta pertanggung jawabanya. Lantas masih gelisah memikirkan yang kamu tidak ketahui akhirnya?


  • Hati bukankah engkau telah menyakini bahwa Allah telah menciptakanmu dengan sempurna. Memberimu petunjuk apa yang harus kamu ikuti dan apa yang harus kamu jauhi. Jika kamu mengikuti petunjuk-Nya mungkin kamu tak perlu gelisah dan takut berkepanjangan. Sejatinya yang perlu ditakuti hanya Allah yang Sempurna.


  • Hati tak perlu ada kerisauan atas segala pilihanmu, dan atas segala resikonya. Kamu harus belajar bertanggung jawab dengan pilihanmu sendiri. Kamu juga harus memahami apa yang menjadi alasan atas pilihanmu. Benarkah pilihanmu itu sudah mantab dan yakin, atau jangan-jangan hanya menuruti nafsu sesaatmu. Wahai hati jangan salah memahami semua itu?


  • Hati berhentilah mengeluh dengan semua keadaan ini. Berhentilah untuk tidak terus menyalahkan keadaan ini. Tak ada yang salah dengan keadaan ini, hanya saja kamu tak bisa untuk cukup bersyukur atas segala yang kamu punya. Benar begitu kan? Jadi yang perlu disalahkan siapa disini?


  • Hati hadapi ketakutan-ketakutan yang tak pasti, yang hanya menakutimu untuk menjadi pecundang dan pengecut. Lawan ketakutan-ketakutan itu semua. Hadapi bahwa kamu punya keyakinan yang kuat dan teguh.                                                                                                                                                                                                 
  • Hati pasrahkan semua ke Allah yang Maha Agung. Bahwasanya semua adalah Kuasanya. Yakinlah Allah punya solusi terbaik untuk kita semua. Selagi engkau mampu mendekatinya dan bersimpuh memohon petunjuknya. 

Hati tersenyumlah bahwa semua akan baik-baik saja